Featured on Lain-Lain

Instagram: @maudyayunda

Hai temen temen semua, gak terasa sebentar kita akan menhadapi ujian akhir
semester, pasti temen-temen sudah bersiap semaksimal mungkin untuk UAS kali
ini kan??? banyak sekali cara yan bisa kita lakukan ketika belajar agar pikiran tetap
focus agar materi yang diserap juga lebih banyak dan efektif. NAH, gimana ya cara
belajar supaya tetap fokus agar belajarnya lebih efektif? Temen-temen kali ini
Maudy Ayunda punya tips agar belajar jadi lebih mudah dipahami dan dimengerti.

1. Fokus pelajaran didalam kelas! Jangan belajar hanya jika mau ujian!
“Pertama, ketika aku belajar aku mencoba mencurahkan semua pikiran dan fokus
kepada pelajaran di dalam kelas,” ucap jebolan Universitas Oxford, Inggris ini.
Wanita cantik yang telah lulus dari jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and
Economics) ini mengatakan bahwa seringkali banyak siswa di kelas hanya
mendengarkan pelajaran saja.
“Kalau aku fokuskan untuk mengerti dan memahami dulu, lalu mencatat. Dengan
begitu aku benar-benar mengerti apa yang dimaksud oleh para pengajar aku. Dan
jangan menunggu sampai mau ujian baru belajar,” ucap brand ambassador Online
Scholarship Competition (OSC) 2017 yang diadakan oleh Metrotvnews.com.
“Kalau belajar dengan cara seperti itu, akan lebih sulit menempel di kepala. Jadi,
kuncinya adalah pahami konsepnya materi dulu dari pengajar kita kemudian
jangan lupa untuk mencatatnya. Maksimalkan waktu di kelas. Jadi jangan
menggampangkan waktu di kelas, agar hasilnya bisa maksimal,” ujar wanita cantik
multi talenta ini.

2. Pahami konsep materi yang diberikan
Materi yang kita pelajari tidak hanya satu atau dua bab saja, dengan materi yang
banyak itu kita harus mengerti konsep dari materi yang diberikan oleh dosen kita.
Maudy berkata “dengan memahami konsep tersebut maka kita akan lebih fokus
dalam inti materi tersebut. Jika kita tidak memahami konsep materi tersebut maka
akan membuang-buang waktu yang dimiliki untuk kita sedangkan waktu tersebut
bisa kita lakukan untuk mempelajari materi selanjutnya.”

3. Lihat kembali catatan materi
Catatan materi adalah hal yang wajib kita miliki sebagai pelajar. Dengan
memiliki catatan materi maka aktivitas belajar kita akan lebih terarah dan
efektif.

Berikut tadi adalah beberapa tips belajar dari Maudy Ayunda, semoga bisa
menginspirasi teman-teman dalam menghadapi UAS kali ini yaaa! Dan yang
paling penting yaitu jangan lupa berdoa, karena sebesar apapun usaha kalau
tidak diimbangi dengan doa akan sia-sia. Goodluck teman-teman!

Marching Band Universitas Islam Indonesia (MB UII) berhasil meraih juara 3 Kategori
World Class pada kejuaraan Internasional Thailand World Music Championships 2018
(TWMC 2018). MB UII menampilkan sebuah paket music “PIANO (EBONY AND
IVORY)” yang berceritakan perseteruan dari ras kulit hitam dan ras kulit putih dalam
menjalani kehidupannya. Dimana seharusnya terciptanya keharmonisan hidup layaknya
tuts berwarna hitam dan putih yang selalu bersama pada alat musik piano. Paket
penampilan PIANO berhasil mengantarkan MB UII yang semula masuk kategori Open
Class pada babak Preliminary, hingga masuk kategori World Class pada Final Marching
Show Band.

Pencapaian yang sangat baik bagi MB UII dapat masuk kategori World Class pada
Final Marching Show Band. Untuk bisa masuk dalam kategori World Class tentu tidak
mudah. Setiap Unit Marching Band harus mengantongi nilai di atas 82.0 pada babak
Preliminary. Ini merupakan kali pertama bagi MB UII mengikuti kejuaraan Internasional
di luar Indonesia. Dengan jumlah 84 player, MB UII tampil pada babak Preliminary pada
hari Jumat tanggal 14 Desember 2018 dengan total nilai 82.750.

Field Commander (FC) MB UII Ramadhan Dwiki mahasiswa asal Balikpapan ini
mengaku sangat nerveous pada babak Preliminary, untuk memimpin sebuah
penampilan tentu tidak mudah, namun dia tetap yakin bahwa semua yang sudah dia
kerjakan itu lah yang terbaik “Ketika prelims awalnya sangat nervous sekali, tapi
dengan yakin saat masuk ke lapangan mengucapkan lafas bismillah di dalam hati seketika
langsung ilang nervous nya dan apalagi saat dikumandangkan lagu shalawat bhadar saat pertama kali
di lapangan twmc udah yakin ajaa gitu kalau apa yang kita
kerjakan selama ini itulah yang terbaik yang kita raih selama ini” ujar Ramadhan Dwiki.
Tidak sendirian, Ramadhan Dwiki ditemani dengan kedua FC lainnya yaitu Laras
Laksita dan Abdul Halim Hanafi sudah berusaha maksimal dalam memimpin sebuah
penampilan hingga menghantarkan MB UII ke dalam Final World Class.

Pada Final Marching Show Band hari Minggu, 16 Desember 2018 lalu MB UII kembali
menampilkan “PIANO”. Alunan Shalawat Badar pun ikut dimainkan sebagai lagu
pemanasan dan sebagai ciri khas MB UII sejak Kejuaraan sebelumnya pada Grand Prix
Marching Band (GPMB) 1994. Hingga akhirnya MB UII mendapatkan juara 3 World
Class dengan total nilai 84.400 . “Alhamdulillah Marching Band UII dapat meraih juara
3 world class TWMC 2018. Sebuah kebanggaan bagi Marching Band UII karena ini
merupakan kejuaraan internasional luar negeri pertama yg kita ikuti dan juga
merupakan cita – cita MB UII sejak lama yang alhamdulillah bisa kita realisasikan tahun
ini”. Ujar Dicky Gra Anggara Ketua MB UII periode 2017/2018.

Ini merupakan standar baru MB UII untuk bisa menampilkan yang terbaik di setiap
kejuaraan. Gelar juara ini menjadi pacuan semangat bagi semua player, salah satunya
Marvia player Color Guard “Kalau ada kejuaraan lagi insyaallah saya ikut, saya juga
nyaman dan senang jadi bagian MBUII” ujar Marvia mahasiswa jurusan Akuntansi
angkatan 2017. Pada hari Selasa,18 Desember 2018 di Bandara Soekarno Hatta, MB
UII telah kembali ke Indonesia dengan selamat dan juga rasa bangga yang menyelimuti
setiap player.

Marching Band Universitas Islam Indonesia (MBUII) turut menyukseskan pembukaan acara Dhahar Kembul yang dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2018 di sepanjang Malioboro Yogyakarta. Acara ini dilaksanakan oleh Kita Pancasila yang dimana sebuah rangkaian acara yang diselenggarakan pada bulan Juni hingga Agustus 2018. Acara ini diawali dengan defile marching band termasuk Marching Band Universitas Islam Indonesia dengan rute dari Parkiran Abubakar Ali – Jalan Malioboro – Nol Kilometer.

Assalamualaikum Wr.Wb. ?

Kami dari keluarga besar Marching Band Universitas Islam Indonesia mengucapkan Selamat Hari Lebaran 1439H. Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin?

Alhamdulillah, tepat pada hari minggu tanggal 25 Februari 2018 ini MBUII sudah berusia 34 tahun. Dengan umur 34 tahun ini bukanlah waktu yang muda untuk sebuah Marching Band dan juga sebagai lembaga kemahasiswaan yg ada di UII ini, dengan usia 34 tahun ini MBUII memiliki banyak kenangan yang telah tercipta, banyak cerita dan telah banyak pula suka duka yang kita lalui bersama silih berganti selama 34 tahun ini.

Selamat milad MBUII yang ke 34, Sudah pastinya kita semua selalu berharap dan berdoa semoga MBUII selalu sukses dan diberikan kelancaran dalam mensyiarkan Islam yang telah menjadi tujuannya. Banyak prestasi yang telah diraih oleh MBUII, dari prestasi regional maupun nasional. Semoga MBUII bisa membuat bangga untuk kita semua kedepannya.

Terimakasih kepada seluruh anggota yang telah selalu berkomitmen dalam menjalankan kewajibannya untuk memajukan MBUII kita ini, terimakasih kepada seluruh pengurus yang telah mengurus MBUII agar lebih baik kedepannya dan juga terimakasih pula untuk para alumni-alumni yang telah berjuang dalam membangun nama baik MBUII hingga menjadi seperti sekarang ini. Semoga MBUII selalu diberikan keberkahan dan semoga kita tetap menjaga kesolidan dalam menjalankan kewajiban di MBUII, demi memperjuangkan masa depan MBUII kita bersama agar menjadi lebih baik dan bisa menjadi kebanggaan bagi UII bahkan di Indonesia juga.. Amiin yaAllah.

MBUII?
One Heart
One Mind
One Soul
MBUII LUAR BIASA! GO FIGHT WIN YEAHHHH!!